Metode Emo Demo untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Memilih Jajanan pada Siswa SD Nasional Alamanda Depok

Authors

  • Rismawati Pangestika Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA
  • Yuli Dwi Setyowati Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA
  • Fitria Fitria Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA

DOI:

https://doi.org/10.70041/hpcej.v3i2.209

Keywords:

Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Perilaku, Jajanan, Siswa SD

Abstract

Pada masa  anak-anak adalah masa di mana mudah  terpengaruh terhadap paparan media dan lingkungan terkait perilaku, khususnya pengetahuan gizi dan perilaku makan. Pengetahuan dan perilaku anak dalam memilih jajanan saat ini masih dalam kategori kurang baik berdasarkan pola konsumsi makanan tinggi energi dan lemak. Pentingnya perubahan perilaku dan pengetahuan ini diharapkan menjadi dasar perubahan pola makan anak yang bermanfaat dalam tumbuh kembang yang optimal dan sebagai solusi atas permasalahan kesehatan masyarakat. Sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas VI.  Penelitian ini menggunakan disain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Metode edukasi emo-demo melalui media audio visual dan diskusi digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku memilih jajanan pada siswa. Evaluasi hasil edukasi dilakukan melalui perbandingan skor pretest dan posttest dengan hasil yaitu terdapat peningkatan skor aspek pengetahuan dan perilaku sebelum dan sesudah edukasi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest total skor pengetahuan dengan pvalue <0,05 (p-value = 0,007). Sedangkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest total skor pengetahuan dengan pvalue >0,05 (pvalue = 0,252). Edukasi dan diskusi sangat efektif secara cepat meningkatkan aspek pengetahuan, namun dalam hal perilaku perlu adanya edukasi yang berkelanjutan sehingga dapat diukur evaluasinya secara signifikan. Oleh karena itu, intervensi yang intens pada anak-anak dan berkelanjutan dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan perilaku anak-anak tentang memilih jajanan yang sehat.

Published

2025-07-25