Pengaruh Stimulus Media Promosi Kesehatan Video terkait Pesan Risiko Merokok terhadap Perilaku Remaja di Kabupaten Talaud
DOI:
https://doi.org/10.70041/hpcej.v2i1.67Keywords:
Stimulus-Respon, Media Promosi Kesehatan video, Perilaku Remaja, Resiko MerokokAbstract
Masa remaja merupakan masa transisi yang menimbulkan perubahan secara fisik, psikis dan sosial. Perubahan tersebut cenderung menyebabkan kenakalan pada remaja main slot mahjong. Salah satu kenakalan remaja di awali dengan perilaku merokok. Di Indonesia, prevalensi kasus merokok pada remaja usia sekolah 10 sampai 19 tahun mengalami kenaikan sebesar 9,1%. Di Kabupaten Kepulauan Talaud data perokok setiap hari yaitu 18,40%, perokok tidak setiap hari 3,63%, link slot tidak merokok 77,78%, tidak tahu tentang rokok 0,18%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulus media promosi kesehatan video Risiko merokok terhadap perilaku remaja. Metode penelitian Quasi Experiment; Pretest and Posttest control Group Design. Sampel penelitian ini adalah 80 responden, terdiri dari 40 kelompok perlakuan dan 40 kelompok kontrol usia antara 13 – 21 tahun. Perlakuan yang digunakan yaitu stimulus media video dan promosi kesehatan dua arah. Analisis data menggunakan uji statistic Wilcoxon signed rank test dengan tingkat kemaknaan p<0,05 dan tingkat Kepercayaan 95%. Situs idn slot Hasil Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pada intervensi stimulus media promosi kesehatan video risiko merokok terhadap perilaku remaja pada kelompok perlakuan (pvalue 0,001) dan tidak raja slot ada pengaruh yang signifikan media promosi kesehatan video Risiko merokok pada kelompok kontrol (pvalue = 0,41).