Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang bagi Balita dan Ibu Hamil di Wilayah Pesisir Desa Dudepo Kec. Anggrek
DOI:
https://doi.org/10.70041/hpcej.v4i1.137Keywords:
Pemberdayaan Kader Posyandu, Gizi Seimbang, Balita Dan Ibu Hamil, Wilayah Pesisir, Kesehatan MasyarakatAbstract
Wilayah pesisir Kecamatan Anggrek, Desa Dudepo masih menghadapi tantangan kesehatan. Prevalensi stunting dan anemia pada ibu hamil masih belum sesuai harapan. Kondisi ini diperburuk oleh akses terbatas pada layanan kesehatan berkualitas. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas program pemberdayaan kader Posyandu yang disesuaikan dengan konteks lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, data dikumpulkan dari 35 literatur ilmiah terkini (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas kader (53,3%) memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang. Model pemberdayaan yang dikembangkan secara partisipatif mencakup empat komponen: peningkatan pengetahuan, penguatan keterampilan, pendampingan berkala, dan forum berbagi pengalaman. Implementasi program selama enam bulan menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader (dari 54,7% menjadi 78,3%) dan kualitas edukasi gizi yang diberikan, serta perubahan positif pada perilaku konsumsi masyarakat. Kesimpulannya, pemberdayaan kader Posyandu berbasis konteks lokal efektif meningkatkan kapasitas kader dalam menyebarkan pengetahuan gizi seimbang. Disarankan untuk mengembangkan sistem dukungan berkelanjutan dan mengatasi hambatan infrastruktur untuk memperkuat dampak program pemberdayaan kader di wilayah pesisir.