Pengaruh Edukasi tentang Kesehatan Reproduksi dengan Media Video Animasi terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja di SMPN 210 Jakarta Timur
DOI:
https://doi.org/10.70041/hpcej.v4i1.190Keywords:
Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, Remaja, Video Animasi, PosterAbstract
Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami perubahan fisik, mental, dan sosial, termasuk dalam hal reproduksi. Namun, masih banyak remaja yang belum memiliki pengetahuan memadai tentang kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media video animasi dan poster terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMPN 210 dan SMPN 208 Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimental, menggunakan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel sebanyak 42 siswa kelas 7 diambil dengan teknik total sampling, terdiri dari kelompok intervensi (SMPN 210) dan kelompok kontrol (SMPN 208). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil menunjukkan, terdapat peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi menggunakan media video animasi dengan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai pvalue <0,001. Sedangkan pada kelompok kontrol (media poster) juga terjadi peningkatan dengan nilai pvalue <0,001. Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (pvalue <0,001), media video animasi lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Video animasi terbukti lebih efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada remaja.