Hasil Survei Mawas Diri: Potret Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Rumah Tangga di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Mengwi I Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.70041/hpcej.v4i2.240Keywords:
survei mawas diri, puskesmas, PHBSAbstract
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu indikator keberhasilan upaya promosi kesehatan dan pilar penting dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Evaluasi PHBS di tingkat rumah tangga melalui Survei Mawas Diri (SMD) menjadi dasar untuk memetakan kondisi perilaku masyarakat dan menentukan prioritas intervensi promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian indikator PHBS rumah tangga di wilayah kerja UPTD Puskesmas Mengwi I tahun 2024 serta menggambarkan perbedaan capaian antar desa. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif berdasarkan data SMD tahun 2024 dengan total responden 524 rumah tangga dari delapan desa. Analisis dilakukan secara univariat untuk menampilkan distribusi persentase setiap indikator PHBS dan dibandingkan secara deskriptif dengan capaian nasional Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Secara umum, capaian PHBS rumah tangga di Puskesmas Mengwi I tergolong baik. Indikator dengan capaian tertinggi meliputi persalinan oleh tenaga kesehatan (100%), penimbangan balita (98%), penggunaan air bersih (99,6%), jamban sehat (98%), dan cuci tangan pakai sabun (97%). Namun, beberapa indikator masih di bawah target nasional, yaitu perilaku tidak merokok di rumah (48%), aktivitas fisik (65%), dan pemberantasan sarang nyamuk (67%). Analisis antar desa menunjukkan variasi capaian, namun secara umum tidak jauh berbeda dengan caapaian di tingkat puskesmas. Capaian PHBS di wilayah kerja Puskesmas Mengwi I secara telah baik, namun masih diperlukan penguatan promosi kesehatan pada perilaku pencegahan penyakit tidak menular. Hasil penelitian ini memberikan dasar untuk perencanaan intervensi yang lebih terarah dan berkelanjutan di tingkat desa.